Spesies Stenotrophomonas, Serratia, dan Basillus bersifat mudah menguap, hal ini dapat menyebabkan penghambatan pertumbuhan mycelium dari jamur dan Arabidopsis thaliana sekitar 40%-98% dan spesies Pseudomonas serta B. cepacia memperlambat pertumbuhan sehingga tidak meluas. Spesies Aspergillus niger dan Fusarium bersifat menentang atau tahan dan B. cepacia dan Staphylococcus epidermidis mendukung pertumbuhan Rhizoctonia solani dan A. thaliana. Bakteria yang mudah menguap menyediakan suatu sumber baru dari komponen dengan zat pembunuh kuman atau antibiotic dan model dukungan pertumbuhan.
Rhizosphere dalam tumbuhan adalah habitat bagi komunitas yang berisi banyak organism yang berbeda-beda. Bakteri tanah sering menguasai cirri yang memungkinkan mereka bertindak sebagai musuh dengan penindasan sebagai contoh dengan mengeluakan antijamur baik secara langsung maupun tidak langsung mendukung pertumbuhan tanaman. Banyak macam dari campuran khusus ini seperti zat pembunuh kuman atau antibiotik baik cair maupun padat pada suhu kamar dan sedikit diketahui penguapannya, hal ini dapat menjadi zat pembunuh kuman dan sebab penghambatan pertumbuhan suatu organisme. Dunia mikroba menyatukan dan memancarkan beberapa penguapan komponen. Sebelumnya menunjukan bahwa rhizobacterial itu mengisolasikan Serratia plymuthica, Serratia odorifera, Stenotrophomonas maltophilia, Stenotrophomonas rhizophila, Pseudomonas fluorescens, dan Pseudomonas trivialis memancarkan campuran yang kompleks yang mudah menguap yang menghalangi pertumbuhan Rhizoctonia solani.
Nama : Aditya Christie W
NIM : B1J006173
Blog :aditfabio06.wordpress.com
E-mail : aditchristie@gmail.com
Referensi :
Anja Vespermann, Marco Kai, and Birgit Piechulla*

